Tuesday, January 24, 2012

[Sinopsis] Pink Lipstick Episode Terakhir 149

Jung Woo terdiam sendiri dikamarnya. ia gelisah memikirkan keadaan Ga Eun juga ibunya. kata2 ibunya saat ia mengunjunginya membuat Jung Woo tak tenang.
Na na mendatangi Jae Bum di kantornya.
"Jae Bum, aku datang setelah mengunjungi Ga Eun, aku ingin mengucapkan salam perpisahan" kata nana
"Perpisahan? tanya Jae Bum sedikit terkejut.
"Aku telah kalah, cinta kalian berdua sangat luar biasa. sebelumnya aku ingin mengucapkan selamat atas rencan pernikahanmu dengan Ga Eun" kata nana
"Terima kasih. aku harap kau menemukan kebahagiaan dengan orang yang tepat" kata Jae Bum.
Na na meminta Jae Bum memeluknya sebagai sebagai tanda perpisahan terakhir. sambil memeluknya Jae Bum mengatakan minta maaf karena telah menyakiti Na na.
nana berencana akan pergi keamerika tempat tinggal saudaranya.
Sementara itu Mi Ran sangat terkejut dengan rencana Jang Woo untuk menyerahkan diri padahal mereka berencan pergi ke amerika.
"Kita tidak akan bisa hidup normal bila kita selalu melarikan diri" kata Jang Woo. Mi Ran terlihat sangat tak mengerti dengan keputusan Jang Woo.
"Yang lebih terpenting adalah aku tidak akan pernah bisa melihat ibuku lagi" kata Jang Woo menambahkan.
"Itu artinya kau akan pergi ke penjara" kata Mi Ran. "Ya, itu benar" jawab Jang Woo tertawa pahit.
"Mi Ran, apa kau masih ingat apa yang kau katakan padaku? kau ingin kita untuk meninggalkan ketamakan, jika aku tidak iri dengan keberuntungan keluarga Ga Eun dan hidup baik denganmu, aku tidak akan ke penjara dan tidak akan melakukan sesuatu yang buruk pada Ga Eun
"Kau menyesalinya kan? yeobo ini belum terlamabat bagi kita. ketika kau pergi aku akan masuk rehabilitasi alkohol. kita akan memulainya dari awal. aku akan menjadi julia dan hidup dengan percaya diri lagi dan juga menjadi ibu yang baik bagi Na ri" kata Mi Ran sedih.
Jang Woo memeluk Mi Ran
"Aku terlalu tamak, maafkan aku. menyakitkan bagiku melihatmu melakukan hal yang salah karena aku melihat diriku didirimu. kau dan aku satu, ingat itu" kata Jang Woo.
Jung Woo melepas cincinnya dan memberikan pada Mi Ran. Mi Ran menangis dan memluk Jung Woo lagi. Jung Woo pun menangis.

Jae Bum sedang menyuapi Ga Eun ketika Jung Woo masuk kedalam ruangan Ga Eun.
"Kenapa kau kesini? tanya Jae Bum
"Aku cemas saat Ga Eun masih tak sadar" kata Jung Woo
"Apa?kau cemas dengan Ga Eun? tanya Jae Bum tak percaya.
"Aku akan menghentikannya sebelum aku pergi ke kantor polisi. tolong tinggalkan kami" pinta Jung Woo. Ga Eun memberi isyarat pada Jae Bum untuk meninggalkan mereka berdua.
Jung Woo duduk disamping Ga Eun.
"Aku senang melihatmu sehat" kata Jung Woo.
"Apa benar kau akan menyerahkan diri? tanya Ga Eun
"Iya, Tetapi sebelum itu aku pikir, aku harus datang untuk meminta maaf padamu" kata Jung Woo.
"Aku tidak berharap kau minta maaf padaku, aku melakukan apa yang terbaik bagiku. aku tidak bisa mengatakan aku memaafkanmu, semua kuserahkan pada tuhan" kata Ga Eun.
"Iya kau benar. tapi ketidakbahagiaanmu berawal dariku. aku membuat dua wanita didalam hidupku tidak bahagia. maafkan aku. aku akan membayar hutangku pada Seung Eun seumur hidupku" kata Jung Woo.
"Seung Eun tidak bersalah, aku menjebaknya". lanjut Jung woo berkaca-kaca.
"Aku yakin dia mendengarnya, terima kasih telah mengatakan yang sebenarnya" kata Jung Woo.
Jung Woo pun pamit pada Ga Eun. mereka berdua terlihat berkaca2.
Asisten Jung Woo mengatarkan Jung Woo ke kantor polisi. Jung Woo menatap asistennya seakan merasa bersalah terhadapnya.
Mi Ran, Na ri dan keluarga makan bersama. ibu Jung woo bertanya pada Mi Ran kapan jung woo pulang namun Mi Ran tak bisa menjawabnya.
"Ibu, kakak mungkin tidak akan dirumah beberapa saat. jadi jagalah kesehatanmu" kata Jung Hee.
Na Ri pun bertanya dimana ayahnya, namun ia berbohong pada Na Ri kalo jung woo pergi ke perjalanan bisnis. Mi Ran meminta Jung Hee untuk menjaga ibu selama dia pergi ke pusat rehabilitasi. Jung Hee mengatakan tak usah khawatir dengan itu semua.
tiba2 terdengar ketukan pintu. ternyata anak buah komisaris maeng datang untuk memberikan janjinya pada Mi Ran. sebuah akta tanah Yeoju dan uang. Mi Ran terlihat senang. diapun langsung menelepon komisaris Maeng.
"Itu uang yang aku janjikan padamu" kata komisaris.
"Apa kau benar2 memberikan kami tanah dan uang? tanya Mi ran.
"Itulah yang diinginkan Ga Eun"kata komisaris maeng.
"Ga Eun? kata Mi Ran tak mengerti.
"tak peduli seberapa besar dia terluka, aku yakin dia akan terluka bila melihat orang lain hancur. dia tipe orang yang menyalahkan dirinya sendiri" kata komisaris.
Komisaris menutup teleponnya dan melihat lukisan Ga eun. "Kau mencoba untuk balas dendam seperti mawar berduri, namun dihatiku kau bagai lili. selamat tinggal" kata komisaris lalu menutup lukisan Ga Eun dengan kain.
Mi Ran mengunjungi Ga Eun dirumah sakit.
"Apa kau akan pulang? hampir saja aku tak melihatmu" kata Mi Ran
"Kau mau pergi kemana? tanya Ga Eun.
"Aku akan pergi kepusat rehabilitasi" kata Mi Ran.
"Kau membenciku kan, aku sangat bersalah padamu bahkan aku tak tahu darimana aku harus memulai" kata Mi Ran berkaca2.
Mi Ran berkata dia tak akan meminta maaf pada Ga Eun dan ia pun tak mengharapkan maaf dari Ga eun. dia menggunakan Na ri untuk menyerahkan Ga Eun pada komisaris pastinya membuat Ga Eun sangat membencinya. Mi Ran meminta untuk tidak memaafkannya.
Ga Eun mengatakan membenci Mi Ran adalah hal yang sangat berat baginya. sekarang dia tahu bagaimana rasanya betapa menyakitkannya membenci orang lain.
Ga Eun memeluk Mi Ran dan memintanya untuk hidup dengan damai. Mi Ran menangis, dia mengatakan sangat iri pada Ga Eun. hidupnya sangat berat karena Ga Eun, tapi itu bukan salah Ga Eun, itu adalah masalah Mi ran sendiri.
"Ini semua karena aku kekurangan cinta, maafkan aku karena telah membencimu" kata Mi Ran menangis.
"Jung Woo dipenjara dan aku di pusat rehabilitasi, tolong jaga Na ri" pinta Mi Ran.
"Jangan cemas, aku akan menjaganya hingga kau kembali" kata Ga Eun.
"terima kasih" kata Mi Ran.

Akhirnya Ga Eun dan keluarganya sampai dirumah.
"Ga Eun, ibu punya sesuatu untukmu di kamar" kata ibu Ga Eun.
"sesuatu? apa itu? tanya Ga Eun
"Obat, itu akan membuatmu lebih baik" kata ibu Ga Eun.
Ga Eun pun berdiri dan masuk ke kamarnya.
betapa terkejutnya ia melihat dekorasi yang penuh dengan mawar. Jae Bum yang bersembunyi di dekat lemari langsung keluar dan membuat Ga eun sedikit terkejut.
"Ga Eun, apa kau mau tetap menjadi tunanganku? tanya Jae Bum. Ga Eun sepertinya tak mengerti,
"apa kau masih ingat ketika pertama kali kita bertemua di bandara?
(saat itu Ga Eun berpura2 menjadi tunangan Jae Bum ketika bertemu nana, haha lucu nih ku kira ini adegan masa depan mereka,,liat Jae Bum rambut keriting lucu juga hahha)
Ga eun tersenyum. "Bailkah, ayo kembali ke masa kita bertama kali bertemu, apa kau mau menjadi seseorang yang kucinta dan menjadi istriku? tanya Jae Bum. Ga Eun mengangguk.
Ga Eun melihat disekeliling kamarnya.
"apa ini? tanya Ga Eun.
"Bacalah setelah aku pergi. aku menulisnya saat berdoa ketika kau tak sadar" pinta Jae Bum.
"Terima kasih" kata Ga Eun.
Ga Eun mengambil salah satu kertas untuk membacanya,
"Kenapa kau baca sekarang, aku masih disini" kata Jae Bum
"kenapa tidak" kata Ga Eun
"ini memalukan" kata Jae Bum sambil mencegah Ga Eun. sementara itu Ga Eun tetap memaksa untuk membaca.
Tubuh Jae Bum dan Ga Eun semakin dekat. mereka mulai menghentikan permainan mereka. Ga Eun mulai menutup matanya. Jae Bum pun demikian.
mereka hampir berciuman namun tiba2 ibu Ga Eun dan young Eun masuk mengangetkan merekan mereka.
"Apa yang kalian berdua lakukan. jangan pikirkan kami" kata Young Eun tersenyum.
(ahahha gagal maning gagal maning)
Jae Bum dan semua keluarga Ga Eun berkumpul di ruang tengah untuk makan bersama. tiba2 Seo Jin datang.
"Ibu maaf aku terlambat, menantumu disini" kata Seo jin.
"Kau akan mencintai dan menjaga Young Eung kan? tanya ibu Young Eun
"tentu, aku akan mengalahkan Jae Bum" kata Seo Jin
"Ah kau ini, jangan berlebihan" kata Jae Bum
Jae Bum pergi menemui komisaris. komisaris mengatakan dia akan berhenti. dia pun telah menolak surat pengunduran diri Jae Bum. komisaris meminta Jae bum mengambil alih Dream star.
Jae Bum takut dia tidak bisa melakukannya. karena dia sudah berjanji pada Ga Eun akan memulai dari awal. komisaris meminta maaf atas kejadian yang telah terjadi. komisaris akan menyumbangkan semua uangnya untuk amal. Jae Bum terlihat terkejut, "Aku ingin berhenti dan melakukan sesuatu yang baik didunia ini" kata komisaris,
Ga Eun mulai membaca semua isi pesan yang ditulis Jae Bum saat Ga Eun masih tak sadarkan diri. Ga Eun menangis setelah membacanya.
(Ga Eunm aku memberikan darahku untukmu, kita akhirnya menjadi 1 tubuh yang mana darahku mengalir di pembulu darahmu, aku harap cintaku akan sampai ke jantungmu, aku berdoa dengan keputus asaan bahwa kau akan bangun.)
"Na Ri, kau tahu Mi Ran adalah ibu kandungmu kan? dan dia sangat mencintaimu" kata Ga Eun.
"Dia membawamu kedunia dan dia sangat mencintaimu didunia ini, jangan lupakan dia, oke" pinta Ga Eun.
"Iya" kata Na ri,
Ga Eun menemui Mi Ran dipusat rehabilitasi
"apa benar kau akan mendapatkan anak lagi? tanya Mi ran. Ga Eun mengangguk
"Na ri sepertinya sudah lebih besar dan ia tampaknya lebih bahagia saat bersamamu" kata Mi ran.
"Jangan seperti itu, dia sangat merindukanmu" kata Ga Eun.
"Benarkah" kata Mi Ran terkejut.
Ga Eun membuka tasnya dan memperlihatkan gambar Na ri yang sedang menggandeng Ga Eun dan Mi Ran. Mi Ran menangis melihat gambar Na ri,
Na Ri mendekat kearah Mi Ran dan memanggilnya Ibu. "Ga Eun, Na ri memanggilku ibu untuk pertama kalinya" tangis Mi Ran sambil menangis.

SATU TAHUN KEMUDIAN
Ga Eun dan Na Ri masuk ke dalam suatu ruangan.
Ga Eun mengadakan konferensi press atas keberhasilannya mendapatkan Milan fashion award.
Dia melakukan beberapa tanya jawab pada wartawan dan Ga Eun pun mendapatkan ucapan selamat karena telah mendapatkan penghargaan yang bergengsi. Ga Eun berterima kasih pada suaminya (jae bum) karena telah mendirikan panti asuhan. dari arah wartawan Jae Bum melihatnya dan mengatakan aku cinta padamu.
Pintu terbuka, para anak2 panti asuhan dan Jae Bum masuk memberika selamat dan karangan bunga. Na Ri terkejut karena mendapatkan bunga dan kedipan mata dari Jae Bum. Na Ri pun tertawa (hahaha Jae Bum unyu banget nih disini)
Jae Bum, Ga Eun dan Na ri berjalan bersama di taman. Jae Bum mengatakan bahwa Jung Woo menulis surat bahwa dia akan bertemu Na Ri bulan depan. Ga Eun pun mengatakan Mi Ran akan keluar minggu depan.
"Akhirnya semua berada pada tempatnya" kata Ga Eun.
"Yeobo, ini semua berkat aku kan?" kata Jae Bum
"Tentu saja" kata Gae Eun.
Jae Bum, Ga Eun dan Na Ri akhirnya hidup bahagia....

~~~ TAMAT ~~~


NB : uhuy akhirnya kelar juga.. suka nih happy ending..walau aku gak lihat dari awal aku cukup mengerti ceritanya.. ada yang mau jawab gak sebenernya saudaranya Ga Eun yang cowok tu kenapa sih?? aku gak lihat pas episod itu,, emng dia diapain ma Jung Woo sehingga Jung Woo harus membayarnya seumur hidup.. yang tahu pliss aku dikasih tahu ya..

Monday, January 23, 2012

[Kumpulan Sinopsis] The Moon That Embraces The Sun


Sinopsis The Moon That Embraces The Sun
Mengawali tahun baru, apni mau remonein buat nonton The Moon That Embraces the Sun. Drama seuguk yang buat aku gemes di awal episot. sebelumnya apni recomenin nonton drama Flower Boy Ramyun yang ternyata membuat aku kecewa di atas episode 10 akhirnya gak aku terusin nonton tu drama. tapi mungkin masih banyak orang yang menganggap tu drama the best untuk tahun lalu. tapi buat aku sih ku kasih nilai 2/5. sedangkan untuk Tree Deep Root diawal juga sempat membuat aku penasaran. so far lumayan, cuma ku gak suka endingnya..

Nah awal tahun ini aku belum bisa nonton apa-apa lagi sebelum tugas thesis ku selesai. tapi ku selingin nonton drama ini buat ngilangin penat. drama The Moon That Embraces the Sun cukup membuatku tertarik diawal karena ceritanya yang lumayan bikin aku ketagihan nonton..cuma aku gak tahu deh endingnya bakalan gimana. soalnya ku punya feeling2 yang gak enak tentang ending drama ini.. hahaha sumpah ku trauma nonton drama2 seuguk yang bikin aku nyesek sampai sekarang.. nah sekarang aku hanya mau ngeshare link sinopsis The Moon That Embraces the Sun aja ya ke blog P. soalnya aku sendiri gak bisa buat,,ku bukan orang sakti yang bisa begitu cepat buat sinop. udah bahasa inggris aburadul nyinop juga mood moodtan..tuh liat banyak sinopku yang gak kelar. heheh..  nah berikut Sinopsis The Moon That Embraces the Sun yang aku link dari blog P. selamat membaca...

Profile
Title: 해를 품은 달 / The Moon That Embraces the Sun
Chinese Title: 月亮怀抱太阳
Also known as: The Sun and The Moon / The Moon Embracing the Sun
Genre: Romance, Fantasy, Period
Episodes: 20
Broadcast network: MBC
Broadcast period: 2012-Jan-04 to 2012-Mar-08
Air time: Wednesday & Thursday 21:55


Main Cast
Kim Soo Hyun as Lee Hwon
- Yeo Jin Goo as Lee Hwon (young)
Han Ga In as Wol / Heo Yeon Woo
- Kim Yoo Jung as Wol / Heo Yeon Woo (young)
Jung Il Woo as Prince Yang Myung
- Lee Min Ho (1993) as Prince Yang Myung (young)
Kim Min Seo as Yoon Bo Kyung
- Kim So Hyun as Yoon Bo Kyung (young)
Song Jae Hee as Heo Yeom
- Si Wan as Heo Yeom (young)
Song Jae Rim as Kim Chae Woon
- Lee Won Gun (이원근) as Kim Chae Woon (young)

Lee Hwon’s Family
Kim Young Ae as Queen Jeonghui (Lee Hwon’s grandmother)
Ahn Nae Sang as as King Sung Jo (Lee Hwon’s father)
Kim Sun Kyung as Queen So Hye (Lee Hwon’s mother)
Nam Bo Ra as Princess Min Hwa (Lee Hwon’s sister)
- Jin Ji Hee as Princess Min Hwa (young)

Heo Family
Sun Woo Jae Duk as Heo Young Jae (Yeon Woo and Yeom’s father)
Yang Mi Kyung as Shin Jung Kyung (Yeon Woo and Yeom’s mother)
Yoon Seung Ah as Seol
- Suh Ji Hee as Seol (young)

Yoon Family
Kim Eung Soo as Yoon Dae Hyung (Bo Kyung’s father)
Jang Hee Soo (장희수) as Mrs. Kim (Bo Kyung’s mother)
Kim Seung Wook as Yoon Soo Chan


Saturday, January 21, 2012

[Sinopsis] Pink Lipstick Episode 148

Ga Eun dilarikan ke rumah sakit. Jae Bum terduduk lemas.
"Ga Eun, kumohon jangan" gumam Jae Bum. sementara itu komisaris melihat Jae Bum dari belakang dengan perasaan sedikit bersalah.
Mi Ran terlihat stres dengan kejadian yang telah terjadi.dia telihat menghibur dirinya dengan minum2an di rumahnya. tiba2 ponselnya berdering ternyata itu dari sekretaris Yoon (anak buah komisaris)
sekretaris Yoon mengabarkan bahwa komisaris akan menepati janjinya untuk melepaskan Jung woo dan membantu mereka untuk keluar dari korea. Mi Ran terlihat senang mendengar kabar tersebut.
Jae Bun dan komisaris menunggu kabar dari dokter tentang keadaan Ga Eun. Jae Bum terlihat sangat cemas.
namun dia hanya bisa mondar mandir di depan ruang pemeriksaan. sementara itu komisaris jga terlihat sangat cemas dengan keadaan Ga Eun.
Seo Jin menemui ibu Ga Eun dan adik Ga Eun.
Seo Jin mengatakan pada ibu Ga Eun dan Young Eun dia akan meninggalkan rumahnya.
"itu merupakan keputusan yang sulit, namun aku tidak bisa menyerah untuk melepaskan young Eun" kata Seo Jin. 
"Aku masih belum menerima fakta bahwa kau adalah anak komisaris. apa yang kau lakukan kurang tepat ketika ayahmu pun tak
menyerah untuk melepaskan Ga Eun"kata ibu Ga Eun.
tiba2 telepon rumah berdering. ibu Ga Eun mengangkatnya dan mendapatkan kabar bahwa Ga Eun berada dirumah sakit. ibu Ga Eun sangat terkejut.
Seo Jin, Young Eun dan ibu Ga Eun menuju kerumah sakit dan segera menanyai Jae Bum.
"Jae Bum, ada apa ini? apa maksudmu Ga Eun sedang menjalani operasi? tanya ibu Ga Eun cemas.
"Maafkan aku, ini semua karena kesalahanku" jawab Jae Bum
"Kesalahanmu? apa maksudmu? tanya ibu Ga Eun tak mengerti.
Jae Bum tak bisa berkata apa2. ibu Ga Eun terduduk lemas.
"Bagaimana keadaannya? tanya Young eun.
"kita tak akan tahu sebelum operasi berakhir" jawab Jae Bum.
Ibu Ga Eun berusaha menenangkan dirinya. diapun juga melihat komisaris yang sedang duduk cemas menunggu hasil operasi.
Ayah Mi Ran, ibu Mi Ran dan ibu Jung Woo duduk bersama di ruang tamu.
Ayah Mi Ran mengeluh dengan sikap Mi Ran yang tidak memperhatikan mereka dan Mi Ran malah sibuk memerintah mereka untuk menjadi babysiter dan hanya mengurus masalah jung Woo. Ibu Jung Woo yang berlagak seperti anak kecil memberikan pesawat2an dari kertas pada ibu Mi Ran. setelah itu ia membuka kertas yang digunakan ibu Jung woo untuk pesawat2an.
"Apa ini? tanya Ibu Mi Ran pada ayah Mi Ran.
"Huh, ini surat pemanggilan yang waktunya telah lewat" jawab Ayah Mi Ran.
Ibu Mi Ran terlihat tak mengerti. ia pun menjelaskan pada ibu Mi Ran, bahwa surat itu tertulis bahwa surat
penangkapan akan segera keluar.
"Aigoo,, bagaimana ini, apa kita harus memberi tahu Mi Ran? kata ibu Mi Ran cemas.
Ibu Mi Ran lalu menelepon Mi Ran untuk mengatakan untuk tidak membawa Jung woo pulang kerumah.
Tiba2 terdengar ketukan pintu.
"Park Jung Woo, kami dari kantor jaksa" kata salah satu jaksa.
ibu Jung Woo yang tidak tahu apa2 dan mengira itu Jung Woo langsung membuka pintu.
"Apa benar ini rumah Park jung Woo? Dimana dia?".
"Di,,di,, a,, tidak ada disini, dia tidak dirumah" kata ibu Mi Ran gugup.
"Benarkah? tanya jaksa tak percaya.
"Kami sudah frustasi karenanya"jawab ibu Mi Ran.
sementara jaksa lainnya memeriksa rumah dan ternyata Jung Woo tidak ada.
"Surat penangkapannya sudah keluar, jika kau menemukannya katakan padanya untuk menyerahkan diri. melarikan diri akan hanya membuatnya dalam masalah" kata jaksa sambil memperlihatkan surat penangkapan Jung woo.
Ibu Mi Ran membawa ibu Jung Woo berbaring di kamarnya.
"Ya tuhan, ini sangat mengagetkanku" kata ayah Mi Ran.
"Kau ini kenapa, kok malah bersembunyi dibelakangku? tanya ibu Mi Ran.
"Sayang, aku merasa ngeri ketika aku melihat polisi, aku merasa alergi jika bertemua mereka seperi Na Ri yang alergi pada kacang". kata Ayah Mi Ran berkilah.
"Aigoo,, apa yang akan terjadi pada Mi Ran bila Jung Woo di tanggap? desah ibu Mi Ran.
"Jika dia ingin hidup layak, seharusnya dia harus berhenti minum" kata ibu Mi Ran kesal.
Jung Woo dan Mi Ran kerumah dan langsung disambut oleh ayah ibunya.
"Kenapa kalian kesini? apa kau tidak mendengar pesanku? tanya ibu Mi Ran
"Pesan? pesan apa? tanya Mi Ran heran.
"Kalian harus pergi ini terlalu berbahaya" kata ibu Mi Ran
"Apa yang ibu katakan, komisaris memaafkan semuanya" kata Mi Ran tak mengerti
"Bukan dia, tetapi polisi datang untuk menangkap Jung Woo" kata ayah Mi Ran.
"Ada apa ini, komisaris berjanji akan membantu kita" kata Mi Ran terlihat terkejut.
"Aku pikir dia tidak bisa ikut campur dalam investigasi jaksa, Dia tidak bisa membantu banyak".kata Jung Woo. "Lalu apa yang harus kita lakukan? "kata Mi Ran
Jung Woo masuk kekamar ibunya.
"Ibu.." sebut Jung Woo. ibunya terbangun dan mendapati Jung Woo ada didepannya.
"Apa ini ayah Jung Woo, suamiku? tanya ibu Jung Woo.
"Kenapa kau disini, ingat..kau meninggalkan aku dan membiarkan aku memilihara anak kita sendiri. kenapa kau kembali hah? ketika aku berpikir susahnya aku berjuang tetap hidup. ketika aku bekerja di tempat yang membosankan dan memikul di pasar. aku berpikir aku tak akan memaafkanmu, tapi kini sekarang aku sudah memaafkanmu"Kata ibu Jung Woo mulai meneteskan air mata. Jung Woo tak bisa berkata apa2, dia hanya mengatakan kata maaf. air matanya pun jatuh tak tertahankan lagi. "Aku sangat merindukanmu, melihat wajahmu dengan begitu dekat. tidakkah kau tahu aku hidup begitu sulit" kata ibu Jung Woo yang membuatnya semakin menangis. Jung Woo memeluk ibunya disaat Mi Ran masuk kekamarnya.
Suster berlari ke ruang operasi. Jae Bum menghentikannya.
"Bagaimana keadaannya? tanya Jae Bum
"Dokter akan mejelaskan semuanya" kata suster lalu masuk ke dalam ruang operasi lagi.
"aigoo,, bagaimana ini? apa ada yang salah dengan operasinya? kata ibu Ga Eun lemas.
suster kembali dan menanyai Jae Bum apa ada anggota keluarga yang darahnya O.
"Ada apa? tanya Jae Bum. suster menjelaskan Ga eun kekurangan darah.
"Kebetulan darahku O" kata Jae Bum.
"Apa kau keluarganya? tanya suster
"Aku tunangannya" jawab Jae Bum yang mebuat ibu Ga Eun terkejut.
Jung Woo dan Mi Ran kembali pulang kepersembunyiannya.
"Yang kita butuhkan dari komisaris adalah uang dan paspor, kita akan bersembunyi disini hingga kita pergi ke amerika" kiata Mi ran.
"Aku berpikir aku tidak bisa pergi setelah aku melihat ibu. bagaimana aku hanya memikirkan diriku sendiri, ketika ibu mempertaruhkan hidupnya untukku" kata Jung woo tertawa getir.
"Aku adalah anak yang paling buruk didunia ini" Jung woo melanjutkan.
"Setelah kita berada di tempat yang aman, kita akan mengirim ibu dan Jung Hee serta Na ri" kata Mi Ran.
"Aku bahkan bukan ayah yang baik, bagaimana aku mengakhiri ini semua" kata Jung Woo sedih.
sementara itu Jae bum dan keluarga Ga Eun menunggu kabar dari dokter.
operasi selesai. dokterpun keluar dari ruang operasi.sementara itu dari jarak jauh Seo Jin dan ayahnya melihatnya.
"Bagaimana keadaannya? tanya Jae Bum
"Operasi berjalan baik, tetapi kita harus menunggu" kata dokter.
"Apa maksudmu keadaannya masih dalam bahaya? tanya Jae Bum cemas.
"Tekanan darahnya turun sangat drastis, waktu 24 jam ini adalah waktu yang sangat krusial" kata dokter.
ibu Ga Eun jatuh lemas.."Ya tuhan, apa yang harus kita lakukan"...
"Dokter tolong selamatkan dia, ambil semua darahku jika kau butuh untuk menyelamatkan dia, kumohon.." kata Jae Bum.
"Kami akan melakukan yang terbaik, ku harap dia bisa bertahan" kata dokter.
Jae Bum terhuyung lemas.. sementara itu Young eun berusaha menenangkan ibunya.
Komisaris pulang dengan perasaan bersalah.
dia terhuyung dan hampir jatuh. Seo Jin memeganggnya.
"Ayah, Ini tidak akan terjadi jika kau menghentikannya lebih awal" kata Seo Jin.
komisaris hanya terdiam dan masuk kedalam ruangnya.
Mi Ran menghubungi sekretaris Yoon.
"Kapan kita bisa mengambil uang dan paspornya, bisakah kau mengatakan pada komisaris untuk lebih cepat? pinta Mi Ran. tiba2 raut wajahnya berubah.
"Apa?? Nyawa Ga Eun dalam bahaya? tanya Mi Ran terkejut. begitu pula Jung Woo.
Jae Bum masuk keruangan Ga Eun dan duduk disampingnya.
"Ga Eun, mengapa kau menyelamatkan aku, tolong buka matamu" pinta Jae Bum sambil menangis.
"Tolong buka matamu dan cium dahiku sekali lagi, tolong katakan ini tidak nyata, kau hanya bercanda",
Komisaris duduk diruang kerjanya. kata2 Jae Bum dan Ga Eun terus teringang ditelingakanya. bahkan saat Ga Eun memohon kepadanya untuk melepaskan Jae Bum.
"Apa yang telah aku lakukan padamu, Ga Eun" gumam komisaris.
Mi Ran mulai minum2 lagi. Dia mulai cemas dengan apa yang telah terjadi.
"Mengapa kau mengelabui Ga Eun? bagaimana kau akan memikul rasa bersalah jika dia meninggal? tanya Jung Woo.
"Jangan mencelaku, aku sudah cukup menderita. apapun yang kau katakan, aku tidak akan menyesali yang telah aku lakukan. aku akan melakukan apapun untuk menyelamatkanmu" kata Mi Ran.
"Apa?" kata Jung Woo terkejut.
"Kau segalanya bagiku, kau harta yang paling berharga bagiku, bagaimana bisa aku melihatmu hancur? kata Mi Ran sedih.
"Aku tahu kau tinggal bersamaku karena kau terpaksa. kau tak bisa meninggalkanku karena aku ibu Na Ri" kata Mi Ran menangis,
"Bukan seperti itu Mi Ran" kata Jung Woo.
"Tetapi aku akan selalu mencintaimu, melindungimu dan mimpimu" kata Mi Ran.
(Aduh,,walaupun Mi Ran jahat ternyata dia juga punya sisi baik.. kalau menurutku dia melakukan itu semua karena Jung Woo. namun terkadang caranya salah)
Jae Bum pergi ke gereja dan berdoa.
"Tolong jangan ambil Ga Eun dariku" batin Jae Bum dalam hati,
"Dia tak pernah bahagia dalam hidupnya, dan aku berjanji akan membahagiakannya".
Jae Bum mengingat masa2 indah bersama Ga Eun. "Tuhan, tolong bantu aku untuk menepati janjiku padanya.
Tiba2 Ga Eun datang mengenakan pakaian pengantin. Ga Eun mendekati Jae Bum dan mengulurkan tangannya. namun ketika Jae Bum menyambut tangan Ga Eun. bayangan Ga Eun menghilang.
Jae Bum berjalan lemas kekamar Ga Eun. sementara itu ibu Ga Eun berlari mencari Jae Bum untuk mengabarkan bahwa Ga Eun telah siuman.
Jae Bum sangat senang. dia lalu segera berlari kekamar Ga Eun.
Jae Bum memegang tangan Ga Eun. "Terima kasih telah hidup, Ga Eun" kata Jae Bum.
Ga eun membuka matanya dan membelai rambut Jae Bum. "Terima kasih telah hidup" kata Jae Bum. Ga Eun tersenyum.
Komisaris mendapat kabar tentang sadarnya Ga Eun dari Seo Jin. komisaris terlihat sangat senang.
komisatis pergi kerumah sakit untuk menemuai Ga Eun.
"Komisaris, masuk dan duduklah" kata Ga Eun
"Aku datang untuk minta maaf padamu. aku pikir aku akan mendapatkan hatimu bila aku memberikan semua apa yang kau pinta. aku tahu hatimu telah milik Ja Bum, tapi aku pikir aku merubahnya" kata komisaris.
"Di dalam hidupku aku tidak tahu apa yang benar2 penting, aku minta maaf"..
"Akulah yang seharusnya minta maaf padamu komisaris. akulah orang yang menyakiti hatimu" kata Ga Eun
"Seperti orang bodoh, aku menyakiti hati orang lain, namun pada waktu yang sama akupun menyakiti hatiku sendiri. aku orang munafik yang mencoba untuk menghukum orang yang telah menyakitiku.
itulah sebabnya sekarang aku mendapat ganjarannya. jadi maafkan aku" pinta Ga Eun.
Komisaris lalu mengambil dokumen star fashion dan memberikannya pada Ga Eun namun dia menolak. komisaris menjelaskan ini semua bukan maksud apa2. komisaris akan mendukung Ga Eun dan Jae Bum. namun Ga Eun tetap menolak. Walaupun star fashion milik ayahnya. namun Ga Eun menganggap dia mendapatkan ini semua karena dia menggunakan kekuatan komisaris. ayahnya tak akan menyukainya. karena ayahnya pernah berkata untuk menemukan kebahagiaan dengan cara yang benar. Komisaris mengatakan dia banyak belajar dengan kejadian ini, oleh sebab itu dia ingin mengucapkan terima kasih dan maaf..
Sementara itu Mi Ran tetap dengan kebiasaan buruknya dengan minum2an dirumahnya.
(Bagaimana kau bisa menjual nama anakmu?)kata2 itu terngiang ditelinga Mi Ran.
"Ga Eun mendatangi Na ri walaupun dia tau itu jebakan, dan aku menjual Na Ri demi Jung wo" gumam Mi Ran getir. Pintu rumah terbuka, ayah dan ibu Mi Ran masuk kerumah disaat Mi Ran sedang minum2an.
Ayah Mi Ran terkesan tak peduli dengan keadaan Mi Ran dan hanya asik dengan semangka bawaannya. namun tidak demikian dengan ibu Mi Ran. Ia pun duduk di samping Mi Ran.
"Sayang, kau tak bisa menghabiskan waktu tiap hari dengan alkohol" kata ibu Mi Ran.
"Kami seharusnya membawamu ke pusat rehabilitasi".
"Ibu, mengapa aku menyukai ini? aku sangat takut dicampakkan, aku sangat takut bila Jung Wo akan meninggalkan aku. aku bahkan melupakan anakku demi obsesiku pada Jung woo" kata Mi Ran.
"Apa maksudmu? tanya ibu Mi Ran.
"Ibu, mengapa aku merasa sangat kosong? mengapa aku merasa sangat kering? apapun yang kulakukan, aku selalu merasa haus akan cinta" keluh Mi Ran,
"itu pasti perasaan dendam dalam hati karena aku meninggalkanmu saat masih kecil" kata ibu Mi Ran.
"Aku sangat benci bila sesorang meninggalkanku" kata Mi Ran mulai menangis.
"ini semua kesalahanku, aku yang membuatmu seperti ini. Mi Ran maafkan aku. aku bukan ibu yang baik bagimu" kata ibu Mi Ran sedih.
"Aku sangat membencimu karena telah meninggalkanku namun akupun tak beda dengamu" kata Mi Ran menangis.
"Mi Ran, maafkan ibu" kata ibu Mi Ran menangis.
"Ibu maafkan aku, Aku tak akan membencimu lagi, aku tahu perasaanmu. hatimu kosong seperi apa yang aku rasakan. jadi kau hanya memikirkan dirimu sendiri tanpa memikirkan orang lain"