Presdir mengunjungi kamar Tak Goo dan mendapati sebuah surat di meja belajar. Presdir menbacanya “Presir, maafkan aku. Aku telah memikirkan ini dengan baik2, aku seharusnya mengingatkan diriku sendiri bahwa aku adalah Tak Goo yang dapat memimpin hidupku sendiri, jadi tolong jangan cari aku, aku berharap kau selalu dalam keadaan sehat”. Presdir shock dengan surat yang ia baca.
Sementara itu Ny Seo dan manager Han merayakan kemenangannya. “Mari bersulang atas kemenangan anak kita” kata Ny Seo tersenyum bangga.
Dan ditepi sungai Mi Sun terdampar tak sadarkan diri.
Dua belas tahun kemudian
Usai dihajar habis2an oleh Tak Goo, para gangster mengadu pada bos besarnya. Mereka menceritakan seluruh kehebatan Tak Goo pada bos besar, Tak Goo datang dan pergi bagai angin dan dia hanya mencari orang yang memiliki tato kincir angin. “Kalau ia ingin mencari orang yang bertato kincir angin, bilang padanya untuk mencari di incheon wang ba” kata bos besar. Seluruh anggota geng terkejut.
Tak Goo membaca pengumuman yang mengatakan bila ia ingin menemuai orang yang bertato kincir angin dia harus pergi ke incheon wang ba. Tak Goo mengambil kerta itu dan berkata “ibu aku akan menemukanmu segera, tunggulah sebentar lagi”.
Tak Goo mendatangin sebuah gudang kosong dan menghabisi semua penjaga yang ada diluar. Tak Goo akhirnya berhasil masuk kegudang itu. “apa kalian yang menulis kertas ini? Tanya Tak Goo kepada para anggota gangster. Semua anggota gangster ketakutan.
Dibalik anggota gangster bos besar sudah menunggu. Tak Goo melihat bos besar dan matanya terbelalak karena ditangan bos besar terdapat gambar kincir angin. Tak Goo berlari kearahnya, bos besar melemparkan pisau kearah Tak Goo, untungnya Tak Goo bisa menghindarinya. Bos besar tertawa “Kau bahkan tidak memberikan salam pada pertemuan tertama”. Tak Goo terlihat sangat marah “Dimana kau bawa ibuku? Teriak Tak Goo. “Hah,,ibumu?ibumu tidak ada disini, kau ini,,rela untuk kesini hanya untuk mencari ibumu yang hilang? Kata bos besar melecehkan. “Hentikan bualanmu, cepat katakana padaku dimana ibuku” teriak Tak Goo semakin keras. “Aku tidak tau” jawab bos besar. “Aku mengundangmu kesini hanya karena aku tertarik padamu dan ingin memberimu sedikit pelajaran”.
Tak Goo semakin marah ia mendatangi bos besar dan memukulnya hingga babak belur.bos besar tak berkutik. "Cepat katakan dimana kau sembunyikan ibuku?tanya Tak Goo dengan tangan ingin menonjok bos. "Ampun2, aku benar2 tidak tahu dimana ibumu, kumohon biarkan aku hidup" rengek bos besar. "Bagaimana kau tidak tahu, kau punya tato ini" kata Tak Goo sambil memegang tangan bos besar. "beberapa tahun yang lalau saat aku dipenjara aku menemukan orang yang memakai tato ini, aku pikir tato ini sangat keren makanya aku memahainya, lihatlah gambarnya berbeda" katanya merengek.
Tak Goo melihat tato itu dan tersadar bahwa ia salah orang. “Lalu dimana aku dapat menemuinya?”Tanya Tak Goo sambil membelakangi bos besar. “Kau bisa menemui orang itu di Pal Bong bakery” kata bos besar sambil bersidi sambil membawa kayu dan memukul Tak Goo namun dengan sigap Tak Goo dapat menangkisnya. Tak Goo sangat marah dan menghajar bos besar abis2an
Tak Goo keluar gudang dengan berlumuran darah. “ibu aku akan datang, aku sudah menemukan orang itu, aku akan ke Pal Bong bakery” kata Tak Goo terhuyung.
Subuh2 sekali, Pal Bong Bakery sudah melakukan persiapan untuk membuat roti..*liat rotinya ngeiler heheh*. Tuan Yang mulai menyadari ada salah satu staffnya yang tidak ada. “Kemana Mi Sun? Tanya Tuan Yang pada staff lainnya. “Sejak tadi aku tidak melihatnya, pasti dia pergi lagi” kata salah satu stafnya. Tuan Yang sangat marah.
Sementara itu Mi Sun mengendap2 keruang penyimpanan roti cake, dia memotong salah satu cake dan bersiap memakannya. “hentikan” teriak tuan Yang. Mi Sun kaget setengah mati.
Dan akhirnya Mi Sun disidang. Hahahhah
“Hari apa sekarang? Tanya Tuan Yang. “Ini waktunya bekerja” kata Mi Sun. “Apa yang seharusnya kau lakukan disini? Tanya Tuan Yang lagi. “Bekerja” jawab Mi Sun. “Lalu mengapa kau tidak bekerja disaat jam bekerja” teriak tuan Yang. Mi sun kaget tengan bentakkan tuan Yang. “Aku hanya ingin mencicipi cake yang aku buat tadi malam bos, sekarang adalah waktu yang tepat untuk mencicipinya” jawab Mi Sun tanpa dosa. “50rb gajimu akan aku potong bulan ini, bila kejadian ini terulang lagi aku akan memecatmu” kata tuan Yang.
Mi Sun mulai membela diri, ia menceritakan usahanya tadi malam untuk membuat resep baru. Mi Sun mengatakaan pada Tuan Yang untuk tidak memarahinya sebelum mencicipinya. Tanpa sengaja tangan Tuan Yang menyentuh cake buatan Mi Sun dan akhirnya jatuh berantakan. Mi Sun marah dia akhirnya keluar dari ruang pembuatan kue. “Aku tidak mau tinggal disini lagi, aku tidak mau membuat kue lagi” seru Mi Sun.
Mi Sun lalu keluar rumah, namun di depan pintu Mi Sun terjatuh. Tersadar dengan apa yang membuat ia jatuh, Mi Sun menjerit ketakutan.
Tuan Yang dan staffnya berhamburan keluar rumah. “Ada apa Mi Sun? Tanya tuan Yang. “Ada Orang mati” kata Mi Sun terbata2. Semua orang yang ada disitu terkejut. Gap So memeriksa leher orang itu. “Tidak, dia tidak mati, dia masih bernafas kata Gap So. (orang yang dikira mati itu ternyata Tak Goo).
Ny Seo tiba dibandara dan dijembut seorang supir. “Kemana manager Han? Tanya Ny Seo. “Dia sedang sibuk menyiapkan pesta” kata sopir. “Apa dia tidak tau kalau aku datang”. “Aku tidak yakin nonya” jawab sopir itu.
Dikantor Ja Kyung berjalan berdampingan bersama presdir dan diikuti manager Han. Ja Kyung banyak mempertentangkan kebutusan predir. “Ja Kyung jangan kau campur adukan antara bisnis dan politik, aku ini adalah pimpinan perusahaan ini dan aku sudah berpengalaman selama 20 tahun, jadi kau hanya perlu melakukan apa yang aku suruh”. “Aku hanya ingin perusahaan kita lebih bagus ayah” kaya Ja Kyung membela diri. Presdir kemudian meninggalkan Ja Kyung.
Presdir masuk ke kantornya, manager Han membukaan pintu,betapa terkejutnya ia melihat nyonya seo telah berada ruangan presdir.
Ny Seo memeluk presdir kemudian melihat manager Han. “Aku mempercepat pejalananku, dan ke Tokyo untuk mengunjungin Ma Jun” kata Nye Seo. “Ya aku tahu” kata presdir tidak antusias. Hahah Melihat ekspresi presdir, Ny Seo bĂȘte abis.. “tidakkah kau menanyakan kabar Ma Jun”kata Nye Seo. “Dia baik2 saja kan?” kata presdir tanpa memperhatikan Ny Seo.
Ny Seo mengambil tasnya dan berkata tidakkah cukup perjalannku selama 2 bulan? Mengapa kau hanya memberiku waktu beberapa menit. (haha kasian ni Ny Seo, padahal dia berharap presdir itu kangen ma dia, trus ditanyain macem2 tentang liburan, eh,,kok malah dicuekin,,hahah). “10 menit lagi ada rapat penting, aku tak punya waktu lagi, kita akan membicarakannya nanti” kata presdir. Mendengar tanggapan presdir Ny Seo meninggalkan ruangan dengan marah.
Ketika didepan Lift, Ny Seo dan manager Han bertemu “Maafkan aku tidak menjemputmu karena aku sangat sibuk, tapi aku senang melihatmu bisa kembali dengan sehat” kata manager han. “Ma Jun hilang, aku pergi kejepang setelah perjalananku,namun aku tidak menemukannya disana, namun aku yakin dia sudah kembali ke seoul, dia harus segera ditemukan, seminggu lagi pesta akan dimulai, ia harus menghadirinya agar presdir tidak curiga” kata Nye Seo. Manager Han memegang tangan Ny Seo, “Jangan khawatir, pergilah pulang dan istirahat, aku akan mengurusnya” kata manager Han.
Flashback : Ma Jun menelepon manager Han, dan Ma Jun mengatakan dia akan pergi untuk berlibur dan jangan mencarinya. Manager Han kemudian mengatakan bahwa ibunya akan pergi ke Tokyo. Ma Jun sudah mengetahuinya, itulah sebabnya ia menelepon manager Han. Karena Ma Jun percaya ketika Ny Seo kehilangan Ma Jun. Ny Seo akan menyuruh manager han untuk mencarinya. Manager Han menanyakan dimana Ma Jun, namun Ma Jun tidak menjawab.
Ma Jun menutup teleponnya dan bersiap2 mengepaki barang2nya.
Ma Jun tiba di seoul dan langsung pergi ke Pal Bong Bakery. “Ada yang bisa aku bantu?kata tuan Yang.” Aku mengirim surat ke master Pal Bong untuk dapat belajar disini, dan dia menyuruhku untuk kemari dan mengikuti tes” jawab Ma Jun. tuan Yang kemudian melihat surat yang diberikan Ma Jun. “guru akan kembali besok” kata Tuan Yang. “dapatkah aku tinggal disini malam ini?tanya tuan Yang. Tuang Yang melihat Ma Jun dengan serius. “Siapa namamu? Tanya Tuan Yang.
Ma jun membuka kaca matanya dan berkata namakau Seo Jae Jo. (Ma Jun merubah namanya biar gak ketahuan,,hehehe)
Tobe continue part 2
![]() |
| eheh enak,,, |
![]() |
| hehehhe,,,enak,,, |
Dan akhirnya Mi Sun disidang. Hahahhah
“Hari apa sekarang? Tanya Tuan Yang. “Ini waktunya bekerja” kata Mi Sun. “Apa yang seharusnya kau lakukan disini? Tanya Tuan Yang lagi. “Bekerja” jawab Mi Sun. “Lalu mengapa kau tidak bekerja disaat jam bekerja” teriak tuan Yang. Mi sun kaget tengan bentakkan tuan Yang. “Aku hanya ingin mencicipi cake yang aku buat tadi malam bos, sekarang adalah waktu yang tepat untuk mencicipinya” jawab Mi Sun tanpa dosa. “50rb gajimu akan aku potong bulan ini, bila kejadian ini terulang lagi aku akan memecatmu” kata tuan Yang.
Mi Sun mulai membela diri, ia menceritakan usahanya tadi malam untuk membuat resep baru. Mi Sun mengatakaan pada Tuan Yang untuk tidak memarahinya sebelum mencicipinya. Tanpa sengaja tangan Tuan Yang menyentuh cake buatan Mi Sun dan akhirnya jatuh berantakan. Mi Sun marah dia akhirnya keluar dari ruang pembuatan kue. “Aku tidak mau tinggal disini lagi, aku tidak mau membuat kue lagi” seru Mi Sun.
Mi Sun lalu keluar rumah, namun di depan pintu Mi Sun terjatuh. Tersadar dengan apa yang membuat ia jatuh, Mi Sun menjerit ketakutan.
![]() |
| aku absen ya dari kiri ke kanan biar pada gak bingung (Jae Bok, Gop So, tuan Yang, Jin Go) |
Ny Seo tiba dibandara dan dijembut seorang supir. “Kemana manager Han? Tanya Ny Seo. “Dia sedang sibuk menyiapkan pesta” kata sopir. “Apa dia tidak tau kalau aku datang”. “Aku tidak yakin nonya” jawab sopir itu.
Dikantor Ja Kyung berjalan berdampingan bersama presdir dan diikuti manager Han. Ja Kyung banyak mempertentangkan kebutusan predir. “Ja Kyung jangan kau campur adukan antara bisnis dan politik, aku ini adalah pimpinan perusahaan ini dan aku sudah berpengalaman selama 20 tahun, jadi kau hanya perlu melakukan apa yang aku suruh”. “Aku hanya ingin perusahaan kita lebih bagus ayah” kaya Ja Kyung membela diri. Presdir kemudian meninggalkan Ja Kyung.
Presdir masuk ke kantornya, manager Han membukaan pintu,betapa terkejutnya ia melihat nyonya seo telah berada ruangan presdir.
Ny Seo memeluk presdir kemudian melihat manager Han. “Aku mempercepat pejalananku, dan ke Tokyo untuk mengunjungin Ma Jun” kata Nye Seo. “Ya aku tahu” kata presdir tidak antusias. Hahah Melihat ekspresi presdir, Ny Seo bĂȘte abis.. “tidakkah kau menanyakan kabar Ma Jun”kata Nye Seo. “Dia baik2 saja kan?” kata presdir tanpa memperhatikan Ny Seo.
Ny Seo mengambil tasnya dan berkata tidakkah cukup perjalannku selama 2 bulan? Mengapa kau hanya memberiku waktu beberapa menit. (haha kasian ni Ny Seo, padahal dia berharap presdir itu kangen ma dia, trus ditanyain macem2 tentang liburan, eh,,kok malah dicuekin,,hahah). “10 menit lagi ada rapat penting, aku tak punya waktu lagi, kita akan membicarakannya nanti” kata presdir. Mendengar tanggapan presdir Ny Seo meninggalkan ruangan dengan marah.
Ketika didepan Lift, Ny Seo dan manager Han bertemu “Maafkan aku tidak menjemputmu karena aku sangat sibuk, tapi aku senang melihatmu bisa kembali dengan sehat” kata manager han. “Ma Jun hilang, aku pergi kejepang setelah perjalananku,namun aku tidak menemukannya disana, namun aku yakin dia sudah kembali ke seoul, dia harus segera ditemukan, seminggu lagi pesta akan dimulai, ia harus menghadirinya agar presdir tidak curiga” kata Nye Seo. Manager Han memegang tangan Ny Seo, “Jangan khawatir, pergilah pulang dan istirahat, aku akan mengurusnya” kata manager Han.
Flashback : Ma Jun menelepon manager Han, dan Ma Jun mengatakan dia akan pergi untuk berlibur dan jangan mencarinya. Manager Han kemudian mengatakan bahwa ibunya akan pergi ke Tokyo. Ma Jun sudah mengetahuinya, itulah sebabnya ia menelepon manager Han. Karena Ma Jun percaya ketika Ny Seo kehilangan Ma Jun. Ny Seo akan menyuruh manager han untuk mencarinya. Manager Han menanyakan dimana Ma Jun, namun Ma Jun tidak menjawab.
Ma Jun menutup teleponnya dan bersiap2 mengepaki barang2nya.
Ma Jun tiba di seoul dan langsung pergi ke Pal Bong Bakery. “Ada yang bisa aku bantu?kata tuan Yang.” Aku mengirim surat ke master Pal Bong untuk dapat belajar disini, dan dia menyuruhku untuk kemari dan mengikuti tes” jawab Ma Jun. tuan Yang kemudian melihat surat yang diberikan Ma Jun. “guru akan kembali besok” kata Tuan Yang. “dapatkah aku tinggal disini malam ini?tanya tuan Yang. Tuang Yang melihat Ma Jun dengan serius. “Siapa namamu? Tanya Tuan Yang.
![]() |
| hihi, Ma Jun Cakep juga |
Tobe continue part 2





























































































